SMK BUDINIAH
Profil Smk
Budiniah
Sekolah Menengah Kejuruan Budiniah (di singkat SMK Budiniah); adalah jenjang pendidikan formal menengah kejuruan yang
berlokasi di Jl. Golf Jagorawi No. 2 Rt. 001/ Rw. 004 Karanggan Desa Puspasari
Kec. Citeureup 16810 Kabupaten Bogor. SMK Budiniah saat ini di kelola oleh
sebuah yayasan pendidikan yaitu "Yayasan Pendidikan Yatim Piatu
Budiniah" sekarang "YAYASAN BUDINIAH" . Kepala
Sekolah SMK Budiniah adalah Eko Budi Cahyono, S.Pd.I, SE. SMK Budiniah merupakan salah satu sekolah percontohan di
Kabupaten Bogor, di mana ketika pemerintah Pusat memberikan kebijakan baru soal
pendidikan maka akan di uji coba di berbagai sekolah percontohan di Indonesia
termasuk SMK Budiniah.
Kepala Sekolah Smk Budiniah
Tahun 2000- 2017 dipimpin
oleh Eko Budi Cahyono, S.Pd.I, S.E
Tahun 2017- sekarang oleh M. Nanang Mahfuzi,
S.Pd.I
Tujuan Smk Budiniah
SMK Budiniah
memiliki beberapa tujuan salah satunya meningkatkan IMTAK bagi seluruh siswa
SMK Budiniah agar menjadi manusia yang baik di masyarakat dan meningkatkan
kreativitas dalam diri siswa tersebut.
Jurusan
SMK Budiniah di kelola oleh swasta bernama
Yayasan Pendidikan Yatim Piatu Budiniah yang keseluruhan terdiri dari 3 sekolah
yaitu SMK Budiniah 1 (atau STM), SMK
Budiniah 2 (atau SMEA), dan MTs Darul Falah. Pada tahun ajaran 2016-2017
kemarin, ada penambahan 2 jurusan baru yaitu: Teknik Elektronik (atau Teknik
Audio Video) dan Teknik Permesinan. Jadi, SMK Budiniah 1 dan 2 memiliki 5
program keahlian yang terdiri dari 7 jurusan. yang terdiri dari:
Program
keahlian SMK Budiniah 1 (STM):
·
Teknik
otomotif
1. Teknik Kendaraan Ringan
2. Teknik Sepeda Motor
·
Teknik
Informatika
1. Teknik Komputer Jaringan
·
Teknik
Mesin
1. Teknik Pemesinan
·
Teknik
Elektronik
1. Teknik Audio Video
Program Keahlian SMK
Budiniah 2 (SMEA)Bisnis Manajemen
1. Akuntansi
2. Pemasaran
Nah yang akan kita bahas sekarang adalah jurusan TAV atau (Teknik Audio Video)
1. MATERI 12 TAV SMK BUDINIAH
Teknik Elektronika merupakan salah satu mata pelajaran kompetensi kejuruan yang mampu berkompetensi dan mampu mengembangkan pengetahuan murid di dalam lingkup keahlian Teknik Elektronika menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkung keahlian Teknik Elektronika khusus nya Teknik Audio Video agar menjadi warga negara yang produktif, adaptif, selektif, dan kreatif.
Ada beberapa mata pelajaran di jurusan ini tapi kita hanya akan membahas mata pelajaran produk TAV mengambil 1 mata pelajaran produktif& 1 mata pelajaran umum.
A. Mata pelajaran produktif
a) Penerapan Rangkaian elektronika
B. Mata pelajaran umum
a) Bahasa indonesia
2. RINGKASAN MATERI PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA
1. Besaran Unit
a. Konsep besaran unit.
Besaran dan Satuan Listrik / Elektronika – Dalam mempelajari ilmu kelistrikan dan Elektronika, salah satu pengetahuan dasar yang penting untuk dikuasai adalah mengetahui besaran-besaran maupun satuan-satuan unit yang terdapat dalam ilmu listrik/Elektronika ini. Pengetahuan tentang Besaran maupun Satuan Listrik/Elektronika ini dapat membantu kita dalam merancang, merakit serta menganalisa sebuah rangkaian Listrik/Elektronika. Tanpa pengetahuan dasar ini, kita tidak akan dapat mengetahui secara pasti nilai-nilai komponen Listrik/Elektronika, nilai-nilai hasil pengukuran tegangan dan arus listrik serta tidak dapat melakukan perhitungan dalam rangkaian seperti menghitung jumlah daya listrik yang dipergunakan, menyusun rangkaian seri/paralel resistor dan lain sebagainya. Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan Angka atau nilai dan setiap Besaran pasti memiliki satuan. Contoh-contoh besaran dalam Ilmu kelistrikan dan Elektronika seperti Tegangan, Arus listrik, Hambatan, Frekuensi dan Daya Listrik. Sedangkan yang dimaksud dengan satuan adalah acuan yang digunakan untuk memastikan kebenaran pengukuran atau sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Satuan ini dalam bahasa Inggris sering disebut dengan Unit. Contoh-contoh satuan 3 dalam ilmu kelistrikan dan Elektronika seperti Ampere, Volt, Ohm, Joule, Watt, Farad dan Henry
3. RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII
Teknik Elektronika merupakan salah satu mata pelajaran kompetensi kejuruan yang mampu berkompetensi dan mampu mengembangkan pengetahuan murid di dalam lingkup keahlian Teknik Elektronika menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkung keahlian Teknik Elektronika khusus nya Teknik Audio Video agar menjadi warga negara yang produktif, adaptif, selektif, dan kreatif.
Ada beberapa mata pelajaran di jurusan ini tapi kita hanya akan membahas mata pelajaran produk TAV mengambil 1 mata pelajaran produktif& 1 mata pelajaran umum.
A. Mata pelajaran produktif
a) Penerapan Rangkaian elektronika
B. Mata pelajaran umum
a) Bahasa indonesia
2. RINGKASAN MATERI PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA
1. Besaran Unit
a. Konsep besaran unit.
Besaran dan Satuan Listrik / Elektronika – Dalam mempelajari ilmu kelistrikan dan Elektronika, salah satu pengetahuan dasar yang penting untuk dikuasai adalah mengetahui besaran-besaran maupun satuan-satuan unit yang terdapat dalam ilmu listrik/Elektronika ini. Pengetahuan tentang Besaran maupun Satuan Listrik/Elektronika ini dapat membantu kita dalam merancang, merakit serta menganalisa sebuah rangkaian Listrik/Elektronika. Tanpa pengetahuan dasar ini, kita tidak akan dapat mengetahui secara pasti nilai-nilai komponen Listrik/Elektronika, nilai-nilai hasil pengukuran tegangan dan arus listrik serta tidak dapat melakukan perhitungan dalam rangkaian seperti menghitung jumlah daya listrik yang dipergunakan, menyusun rangkaian seri/paralel resistor dan lain sebagainya. Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan Angka atau nilai dan setiap Besaran pasti memiliki satuan. Contoh-contoh besaran dalam Ilmu kelistrikan dan Elektronika seperti Tegangan, Arus listrik, Hambatan, Frekuensi dan Daya Listrik. Sedangkan yang dimaksud dengan satuan adalah acuan yang digunakan untuk memastikan kebenaran pengukuran atau sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Satuan ini dalam bahasa Inggris sering disebut dengan Unit. Contoh-contoh satuan 3 dalam ilmu kelistrikan dan Elektronika seperti Ampere, Volt, Ohm, Joule, Watt, Farad dan Henry
3. RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII
1. Mengidentifikasi Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan
Isi surat meliputi bagian-bagian yang terdapat di dalam surat lamaran pekerjaan dan hal-hal yang harus ada di dalam surat lamaran pekerjaan. Sistematika adalah klasifikasi atau penggolongan atas isi atau bagian-bagian yang terdapat di dalam surat lamaran pekerjaan.
Isi surat meliputi bagian-bagian yang terdapat di dalam surat lamaran pekerjaan dan hal-hal yang harus ada di dalam surat lamaran pekerjaan. Sistematika adalah klasifikasi atau penggolongan atas isi atau bagian-bagian yang terdapat di dalam surat lamaran pekerjaan.
2. Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara lisan maupun tulis
Menyimpulkan adalah mengikhtisarkan (menetapkan, menyarikan pendapat, dan sebagainya) berdasarkan apa-apa yang diuraikan (https://kbbi.kata.web.id/menyimpulkan/). Menyimpulkan isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan adalah mengikhtisarkan atau menetapkan isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan berdasarkan identifikasi isi surat lamaran Pekerjaan.
Menyimpulkan adalah mengikhtisarkan (menetapkan, menyarikan pendapat, dan sebagainya) berdasarkan apa-apa yang diuraikan (https://kbbi.kata.web.id/menyimpulkan/). Menyimpulkan isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan adalah mengikhtisarkan atau menetapkan isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan berdasarkan identifikasi isi surat lamaran Pekerjaan.
3. Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan
Ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan terkait dengan bahasa yang digunakan adalah sebagai Berikut.
a. Bahasa surat adalah bahasa yang baik dan benar.
b. Bahasa surat menggunakan kata-kata yang sopan.
c. Bahasa surat berisi kata pengantar yang jelas, singkat, padat, informative, dan tepat sasaran.
d. Bahasa surat tampak dari tulisan yang bersih, mudah dibaca, sesuai dengan kaidah ejaan.
e. Melengkapi bagian-bagian surat dengan norma bahasa surat (seperti penulisan unsur hal, tempat/tanggal, alamat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan, dan nama terang).
4. Menyusun Surat Lamaran Pekerjaan dengan memperhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan
Berikut disajikan tips dalam membuat surat lamaran pekerjaan.
1. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.
2. Menulis dengan susunan format rapi.
3. Melengkapi data sesuai dengan keperluan.
4. Melampirkan surat pendukung seperti sertifikat pengalaman kerja.
Ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan terkait dengan bahasa yang digunakan adalah sebagai Berikut.
a. Bahasa surat adalah bahasa yang baik dan benar.
b. Bahasa surat menggunakan kata-kata yang sopan.
c. Bahasa surat berisi kata pengantar yang jelas, singkat, padat, informative, dan tepat sasaran.
d. Bahasa surat tampak dari tulisan yang bersih, mudah dibaca, sesuai dengan kaidah ejaan.
e. Melengkapi bagian-bagian surat dengan norma bahasa surat (seperti penulisan unsur hal, tempat/tanggal, alamat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan, dan nama terang).
4. Menyusun Surat Lamaran Pekerjaan dengan memperhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan
Berikut disajikan tips dalam membuat surat lamaran pekerjaan.
1. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.
2. Menulis dengan susunan format rapi.
3. Melengkapi data sesuai dengan keperluan.
4. Melampirkan surat pendukung seperti sertifikat pengalaman kerja.
Komentar
Posting Komentar